Minggu, 22 Mei 2011

Doa Dewi Kunti

Doa Dewi Kunti

.

Ibu dari panca pandava adalah salah seorang wanita setia dan suci, karena dia adalah penyembah murni Sri Krishna. Salah satu doanya adalah :




Sloka 18

kunty uvaca
namasye purusam tvadyam
isvaram prakrteh param
alaksyam sarva-bhutanam
antar bahir avasthitam

"Srimati Kunti berkata : wahai Krishna, hamba bersujud kepadaMu karena Engkau personalitas yang sejati dan tidak dipengaruhi oleh sifat-sifat dunia material. Engkau berada di dalam maupun di luar segala sesuatu, namun Engkau tak terlihat oleh semua orang".

Srimati Kuntidevi sangat sadar bahwa Krishna adalah personalitas Tuhan yang sejati, walaupun krishna berperan sebagai keponakannya. Kunti menyapa Dia sebagai purusa yang asli di luar alam material. Walaupun semua makhluk hidup bersifat spiritual, namun mereka bukanlah yang pertama, bukan yang asli dan bukan juga tidak pernah gagal.

Para makhluk hidup cenderung jatuh dalam cengkraman alam material, tetapi Tuhan tidak pernah seperti itu. Karena itu, dalam Veda, Tuhan dideskripsikan sebagai Yang Utama diatara semua makhluk hidup (nitya nityanam cetanas cetananam)

Dewi Kunti membenarkan bahwa walau Tuhan berada di dalam dan diluar semua makhluk hidup, namun Dia masih tidak dapat dilihat. Tuhan dapat dikatakan sebgai teka teki bagi orang awam. Dewi kunti mengalami sendiri bahwa Tuhan Sri Krishna berada di hadapannya, namun Dia masuk di dalam kandungan Uttara untuk menyelamatkan janin Uttara dari serangan brahmasastra Asvatthama.

Sebenarnya Krishna Maha Ada dan brerada di tempat-tempat tertentu, tetapi Dia masih menyimpan hak untuk tidak memperlihatkan Diri kepada oranng yang tidak berserah diri kepadaNya. Tirai yang membatasi itu disebut energi maya Tuhan. Energi itu mengendalikan penglihatan yang brerkemampuan terbatas yang dimiliki oleh roh yang menentang.

Sloka 19
maya-javanikacchannam
ajnadhoksajam cvyayam
na laksyase mudha-drsa
nato natyadharo yatha

"Oleh karena engkau berada di luar jangkauan indera yang terbatas, Engkau selamanya merupakan faktor yang tidak dapat disalahkan yang ditutupi oleh tirai energi ilusif. Engkau tidak dapat dilihat oleh pengamat yang bodoh, persisi seorang aktor yang main dalam sandiwara tidak dapat dikenali karena dandanannya"

Di dalam Bhagavad-gita Tuhan Sri Krishna membenarkan bahwa orang yang kurang cerdas keliru menganggap Dia adalah manusia biasa seperti halnya kita, sehingga mereka mengejek Dia adalah manusia biasa seeperti halnya kita, sehingga mereka mengejek Dia. Sri Krishna diakui sebagai Personalitas Tertinggi Tuhan Yang Maha Esa oleh tokoh-tokoh terpercaya seperti Vyasa, Devala, Asita, Narada, Madhva, Sankara, Ramanuja, Sri Caitanya Mahaprabu, Jiva Goswami, Visvanatha Cakravarti, Batisiddhanta Sarasvati dan semua tokoh lain dalam garis perguruannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar